Informasi

DELAPAN TARIAN MERIAHKAN PENUTUPAN SUKMALINDO KE-4 DAN PERSEMBAHAN KEBUDAYAAN

Tari kolaborasi mahasiswa Indonesia dan Malaysia dalam puncak penutupan Sukmalindo ke-4, telah mencuri  hati seluruh peserta yang hadir bertempat di Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta. Delapan pasangan muda-mudi Indonesia dan Malaysia berkolaborasi dengan apik, membawakan tari Cepet-Cipit dari daerah Banyumas Jawa Tengah Indonesia, yang merupakan tari pergaulan dan melambangkan persahabatan. Tarian diakhiri dengan ngibing bersama atlit dari Indonesia dan Malaysia untuk menari bersama.

INDONESIA RAIH DUA EMAS DALAM SUKMALINDO

Festifal Olahraga Indonesia Malaysia atau SUMALINDO ke-4 baru saja usai. Indonesia, selaku tuan rumah harus puas dengan mengantongi dua emas, sedangkan Malaysia mengantongi 4 emas.  Rektor UNY, Prof. Dr. Rochmat Wahab, M.Pd., MA turut menyaksikan dan mengalungkan medali kejuaraan dalam putaran terakhir cabang olahraga yang dipertandngkan, yaitu: Futsal dengan skor 1:2 untuk Indonesia (26/7) malam bertempat di GOR UNY.

SUKMALINDO SEBAGAI MEDIA NETWORKING

Kebersamaan dalam mengawal kemajuan pendidikan tinggi dapat dilakukan lebih baik untuk menghadapi tantangan hidup di masa mendatang apabila SUKMALINDO atau FOMIM ini dapat menjadi media oleh mahasiswa, dosen dan pimpinan universitas atau Ditjen Dikti untuk memantapkan dan menginisiasi networking dalam bidang –bidang lainnya.