Dr. Risdiyanto, Lulusan Pertama S3 PJSD FIKK UNY dengan Inovasi Modul Ajar Inklusif

Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan Sidang Terbuka Promosi Doktor dengan promovendus Dr. Risdiyanto, dosen Program Studi S3 PJSD FIKK UNY. Momentum ini menjadi bersejarah karena Dr. Risdiyanto merupakan lulusan pertama Program Studi S3 PJSD FIKK UNY.

Disertasi yang dipertahankan berjudul “Pengembangan Modul Ajar Pendidikan Jasmani Berbasis Self-Directed Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Gerak Dasar, Kognitif, dan Sikap Sosial Peserta Didik Tunarungu SDLB.” Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul ajar pendidikan jasmani yang adaptif dan mendorong kemandirian belajar peserta didik berkebutuhan khusus, khususnya tunarungu di SDLB.

Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Instrumen penelitian meliputi TGMD II untuk mengukur kemampuan gerak dasar serta tes kognitif, afektif, dan psikomotor yang telah divalidasi oleh enam ahli melalui uji Aiken dan reliabilitas Cronbach’s Alpha. Uji coba dilakukan pada peserta didik Fase B dengan skala kecil, skala besar, hingga uji efektivitas yang melibatkan 36 peserta didik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar berbasis Self-Directed Learning berhasil dikembangkan melalui aktivitas permainan bola voli mini yang dirancang untuk mengoptimalkan kemandirian belajar, refleksi diri, serta keterlibatan aktif peserta didik. Hasil validasi ahli menunjukkan tingkat kelayakan sangat tinggi dengan persentase di atas 92 persen. Uji kepraktisan memperoleh skor 93,32 persen dari guru dan 74,44 persen dari peserta didik, yang menunjukkan bahwa modul mudah diimplementasikan dalam pembelajaran.

Uji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek yang diukur. Kemampuan gerak dasar meningkat secara nyata, skor kognitif meningkat dari rata-rata 57 pada pretest menjadi 79 pada posttest, dan sikap sosial meningkat dari 50,56 menjadi 62,9 yang mencakup aspek disiplin dan tanggung jawab, kerja sama dan empati, percaya diri dan konsistensi, serta sportivitas.

Temuan ini menegaskan bahwa modul ajar berbasis Self-Directed Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan gerak dasar, kognitif, dan sikap sosial peserta didik tunarungu SDLB.

Keberhasilan Dr. Risdiyanto sebagai lulusan pertama S3 PJSD FIKK UNY menjadi tonggak penting dalam pengembangan keilmuan dan inovasi pendidikan jasmani yang inklusif, sekaligus memperkuat komitmen FIKK UNY dalam menghasilkan riset unggul yang berdampak nyata bagi pendidikan di Indonesia.