Dr. Aref Vai Raih Gelar Doktor Pendidikan Jasmani FIKK UNY dengan Predikat Summa Cum Laude

Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Yogyakarta (FIKK UNY) kembali meluluskan seorang Doktor dari Program Studi S3 Pendidikan Jasmani pada Sidang Terbuka Promosi Doktor yang digelar pada Kamis, 28 Agustus 2025. Aref Vai resmi meraih gelar Doktor Pendidikan dengan IPK 4.00 dan predikat Summa Cum Laude.

Dalam disertasinya, Aref Vai mengangkat tema yang sarat nilai budaya dan kearifan lokal dengan judul “Silek Pangean dalam Perspektif Pembelajaran Sosial Emosional”. Penelitian ini berfokus pada penggalian dan pengkajian nilai-nilai budaya Silek Pangean, khususnya terkait bagaimana partisipan mengonstruksi nilai budaya, membangun makna filosofis pada gerakan silat, serta bagaimana guru atau pelatih mengintegrasikan nilai-nilai tersebut dalam pembelajaran sosial emosional.

Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi, yang memungkinkan peneliti terlibat langsung melalui dokumentasi, wawancara mendalam, dan observasi partisipatif. Informan penelitian dipilih secara purposif, melibatkan induk barompek dari aliran Datuk Untuik, perwakilan dari aliran Pendek Abalang, serta para murid. Data dianalisis secara tematik melalui proses pengenalan tema, koding awal, pengembangan tema, review, definisi tema, hingga penulisan hasil, dengan uji kredibilitas, konfirmabilitas, dan transferabilitas untuk menjaga keabsahan penelitian.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Silek Pangean berakar pada konsep tauhid, menekankan harmoni antara manusia dengan Sang Pencipta, sesama manusia, dan lingkungan. Setiap gerakan dalam Silek Pangean sarat makna filosofis, merefleksikan keseimbangan antara aspek bela diri, spiritualitas, seni, dan nilai kemanusiaan. Dalam perspektif pembelajaran sosial emosional, Silek Pangean terbukti membentuk kesadaran diri, manajemen emosi, keterampilan sosial, dan kemampuan membangun relasi yang sehat.

Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa Silek Pangean tidak hanya sekadar seni bela diri, melainkan juga aset budaya yang memiliki dimensi spiritual, filosofis, dan edukatif, sehingga dapat dijadikan instrumen pendidikan karakter yang berakar pada nilai-nilai kearifan lokal dan spiritualitas.

Dengan keberhasilan ini, Dr. Aref Vai menjadi bagian dari deretan doktor unggulan FIKK UNY yang menghadirkan kontribusi ilmiah berbasis budaya bangsa untuk memperkaya khazanah pendidikan jasmani di Indonesia. FIKK UNY menyampaikan apresiasi yang tinggi dan berharap capaian ini menjadi inspirasi bagi generasi akademisi berikutnya untuk terus menggali nilai-nilai luhur dalam budaya lokal sebagai sumber pembelajaran yang bermakna.