Dr. Vistor Syapri Maulana Kembangkan Model Latihan Teaching Progressing untuk Tingkatkan Ketepatan Servis Atlet Tenis Kursi Roda

Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Yogyakarta (FIKK UNY) kembali mencatatkan capaian akademik melalui Sidang Terbuka Promosi Doktor atas nama Dr. Vistor Syapri Maulana, dosen Departemen Ilmu Keolahragaan FIKK UNY. Melalui penelitian disertasinya, Dr. Vistor menghadirkan inovasi dalam bidang olahraga adaptif yang berfokus pada pengembangan model latihan teknik dasar servis bagi atlet tenis kursi roda.

Dalam sidang terbuka tersebut, Dr. Vistor Syapri Maulana mempertahankan disertasi berjudul “Pengembangan Model Latihan Teknik Dasar Servis Berbasis Metode Teaching Progressing untuk Meningkatkan Ketepatan Servis Pemain Tenis Kursi Roda.” Disertasi ini menjadi kontribusi ilmiah yang penting dalam penguatan pembinaan olahraga disabilitas melalui pendekatan latihan yang sistematis, terukur, dan berbasis kebutuhan atlet.

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) merancang model latihan teknik dasar servis berbasis metode Teaching Progressing untuk meningkatkan ketepatan servis pemain tenis kursi roda, (2) menguji kelayakan model latihan tersebut, serta (3) menguji efektivitasnya dalam meningkatkan ketepatan servis atlet. Fokus kajian ini menegaskan pentingnya inovasi dalam pembinaan olahraga adaptif agar proses latihan tidak hanya efektif, tetapi juga lebih menarik, interaktif, dan mudah diterapkan oleh pelatih.

Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang meliputi lima tahapan, yakni analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas 20 pemain tenis kursi roda pada tingkat pemula hingga menengah dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen penelitian menggunakan penilaian ketepatan servis pada ITN (International Tennis Number) Level 4 dan 5, yang memiliki nilai validitas 0,9148 dan reliabilitas 0,962, sehingga menunjukkan tingkat keakuratan dan konsistensi yang sangat baik.

Selain itu, instrumen penelitian juga melibatkan lembar validasi ahli materi dan ahli media, observasi, uji skala kecil, uji skala besar, serta uji efektivitas. Pengujian efektivitas dilakukan melalui desain One Group Pretest-Posttest, kemudian dianalisis menggunakan Paired Sample T-Test untuk melihat signifikansi peningkatan hasil latihan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan model latihan teknik dasar servis berbasis metode Teaching Progressing berhasil menghasilkan rangkaian produk latihan yang menarik dan interaktif, sehingga dapat menciptakan suasana latihan yang lebih adaptif dan komunikatif bagi atlet tenis kursi roda. Model ini dirancang tidak hanya sebagai perangkat latihan, tetapi juga sebagai media bantu pembelajaran yang memudahkan pelatih dalam menyampaikan teknik secara lebih terstruktur.

Pada aspek kelayakan, produk model latihan memperoleh skor 109 dari skor maksimal 120, atau setara dengan 90,83%, yang menempatkannya pada kategori sangat layak. Capaian ini menunjukkan bahwa model yang dikembangkan telah memenuhi standar kualitas dari sisi substansi materi maupun media latihan, sehingga siap untuk diimplementasikan dalam proses pembinaan atlet.

Sementara itu, pada aspek efektivitas, hasil uji statistik menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000, yang berarti model latihan ini terbukti efektif secara signifikan dalam meningkatkan ketepatan servis pemain tenis kursi roda. Temuan ini memperkuat bahwa pendekatan Teaching Progressing tidak hanya relevan secara teoritis, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan performa teknik dasar atlet di lapangan.

Lebih jauh, hasil penelitian juga menegaskan bahwa model latihan ini dapat menjadi alat bantu strategis bagi pelatih dalam memberikan umpan balik (feedback) yang lebih terarah kepada atlet. Media yang dikembangkan dapat dimanfaatkan untuk menjelaskan teknik servis secara rinci, mengoreksi kesalahan gerak, sekaligus memberikan contoh gerakan yang benar secara lebih efektif. Dengan demikian, model ini berpotensi memperkuat kualitas proses latihan, terutama dalam pembinaan atlet tenis kursi roda pada level pemula hingga menengah.

Disertasi Dr. Vistor Syapri Maulana memperlihatkan bahwa pengembangan model latihan berbasis riset dapat memberikan kontribusi nyata bagi dunia sport science, khususnya dalam bidang olahraga adaptif dan olahraga prestasi disabilitas. Penelitian ini sekaligus mempertegas komitmen FIKK UNY dalam mendorong inovasi akademik yang inklusif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan olahraga modern.

Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi sivitas akademika FIKK UNY. Capaian Dr. Vistor tidak hanya menandai keberhasilan akademik personal, tetapi juga memperkuat posisi FIKK UNY sebagai institusi yang konsisten melahirkan karya-karya ilmiah berkualitas dan berdampak luas, baik pada pengembangan ilmu keolahragaan maupun pada praktik pembinaan atlet di lapangan.

FIKK UNY menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas keberhasilan Dr. Vistor Syapri Maulana dalam menyelesaikan studi doktoralnya. Semoga capaian ini semakin memperkuat kontribusi beliau dalam pengembangan ilmu keolahragaan, inovasi pembelajaran, serta pembinaan olahraga disabilitas yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing.