International Technopreneur Invention and Exhibition 2026: Kolaborasi UNY dan UiTM Malaysia Dorong Inovasi Mahasiswa

Yogyakarta – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sukses menyelenggarakan kegiatan International Technopreneur Invention and Exhibition pada tanggal 23–24 Mei 2026. Kegiatan internasional ini merupakan hasil kerja sama antara UNY dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia sebagai bentuk penguatan kolaborasi akademik, inovasi, dan technopreneurship di tingkat global.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan karya inovatif, produk kewirausahaan, serta gagasan kreatif yang berorientasi pada teknologi dan kebermanfaatan sosial. Peserta berasal dari berbagai program studi dan institusi, baik dari Indonesia maupun Malaysia.

Berbagai produk inovasi dipresentasikan dalam ajang tersebut, mulai dari bidang kesehatan, olahraga, pangan, hingga teknologi kreatif. Penilaian dilakukan oleh dewan juri berdasarkan aspek inovasi, keberlanjutan usaha, potensi pasar, dan dampak sosial.

Dalam kompetisi tersebut, tim Sportraga dari PJSD UNY berhasil meraih Juara 1 setelah unggul dalam aspek inovasi dan presentasi bisnis. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi UNY dalam ajang internasional tersebut.

Selain kategori juara utama, panitia juga memberikan penghargaan khusus kepada beberapa tim terbaik, di antaranya:

  • Juara 1 – Sport Raga (UNY)
  • Juara 2 – Azure Bloom Herbal Drops (UiTM)
  • Juara 3 – Siswabites (UiTM)
  • Best Overall Business Pitch – X.O Coffee (UNY)
  • Most Innovative Business – Obescare (UNY)
  • Best Market Potential – Savora Chef Pro (UiTM)
  • Best Technopreneurship – Nutrieco Feed (UiTM)
  • Best Social Impact – Nusantara Performance (UNY)

Sementara itu, berdasarkan hasil penilaian keseluruhan produk inovasi, beberapa tim memperoleh skor tertinggi, yaitu:

  1. Briket Batok Kelapa – 83
  2. FIKKEMON – 82
  3. ArchSync – 80

Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat hubungan kerja sama internasional antara UNY dan UiTM Malaysia, sekaligus meningkatkan semangat inovasi dan jiwa technopreneurship mahasiswa di era globalisasi.

Melalui kegiatan International Technopreneur Invention and Exhibition 2026, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menciptakan inovasi, tetapi juga mampu mengembangkan solusi kreatif yang memiliki nilai kebermanfaatan bagi masyarakat luas.